
Tadi malam ketika kami sedang sahur, ada semut yang mengerumuni kue si Adit, sulung saya. Dan dia berkomentar,"Duh, semut banyaknya".
Mendengar kata-katanya, saya tertawa. Dia bertanya,"kenapa ibu tertawa? Kan nggak ada yang lucu,bu"
Anakku, ternyata 16 tahun usiamu, tidak ada yang berubah. Kebiasaan-kebiasaanmu, celoteh-celotehmu, masih sama ketika kamu berumur 1 tahun. Ibu masih ingat, kamu baru bisa bicara. Banyak sekali yang kamu ingin bisa obrolkan, tapi Ibu sering tidak mengerti bahasa planetmu.
Ketika minta minum=mamang
ketika melihat semut=semut banaknya, ternyata artinya semut banyaknya
iding=dingin
diisil-isil=diiris-iris
cimung=mangkuk
tentang cimung ini, tetangga-tetangga kita di Ampah, Barito Selatan menjulukimu dengan Adit cimung.
Ah, ternyata sudah 16 tahun kau menemani kami Nak..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar